Social Icons

Pages

Showing posts with label Story Behind. Show all posts
Showing posts with label Story Behind. Show all posts

Monday, December 10, 2012

Ulang Tahun Ke-2

        
         Pertama adalah Alhamdulillah, saya bersyukur hari ini blog saya yang satu ini berulang tahun yang ke-2.
Dilihat dari jumlah postingan, tahun ke-2 ini rasanya sangat lambat, bisa dihitung dengan jari, mungkin. Ini akan menjadi catatan tersendiri buat saya, kiranya perjalanan ke tahun ke-3 akan lebih semangat menulis.

         Masih diiringi rasa syukur tadi, saya juga berterima kasih yang sebesar-besarnya untuk siapapun yang telah sudi mampir ke alamat ini. Entah blog saya ini bisa memberi sedikit solusi dan atau pencerahan entah tidak, entah kalian semua membaca ini ataupun tidak saya hanya ingin mengucapkan terimakasih.

        Salah satu yang paling menyenangkan saya, dan pasti pemilik blog lainnya tentu adalah melihat jumlah kunjungan yang semakin meningkat. Dulu ketika pertama kali menulis, saya hanya menargetkan 1000 (seribu) kunjungan pertahun. Nyatanya sebelum satu tahun jumlah kunjungan sudah mencapai 10.000. Terlebih dalam perjalanan di tahun ke-2 ini, jumlah kunjungan meningkat berkali lipat. Hari ini akan segera menyentuh angka 74.000. Alhamdulillah.

        Terakhir, saya berdoa untuk diri saya sendiri semoga dengan perkembangan 2 tahun ini akan memuat saya lebih banyak menulis, menulis dan menulis lagi.


Sunday, September 25, 2011

Akhirnya, 10.000 Pengunjung


Tengah malam, tepatnya minggu 00.11 dini hari tulisan ini mulai dibuat.

Alhamdulillah, setelah melihat statistik pengunjung yang sudah mencapai 9.937 ada kepuasan kecil yang dirasakan. Insya Alloh hari ini juga akan ada perubahan angka pengunjung dari empat digit ke lima digit, alias ke-sepuluh ribu.

Sepuluh ribu pengunjung bukanlah angka yang sedikit buat saya pribadi. Angka tersebut tadinya saya targetkan untuk waktu satu tahun, alhamdulillah sebelum satu tahun terlewati blog ini sudah mencapai angka itu.

Saya ingat saat itu, Jumat 10 Desember 2010 blog ini mulai diterbitkan dan memuat posting pertama. Hari ini, Minggu 25 September 2011 ada banyak jejak pengunjung yang sudah masuk, sekedar mampir, membaca, melihat tugas, membajak tulisan saya atau tidak sengaja tersesat masuk.

Siapapun mereka, siapapun kalian, semoga ada barang sedikit manfat yang bisa diambil dari blog ini. Semoga semangat untuk memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain tetap ada pada diri saya.

Alhamdulillah, sepuluh ribu..!!

Tuesday, March 22, 2011

Perpanjangan SIM, 10 Menit Untuk 5 Tahun


Mempunyai sebuah SIM (Surat Izin Mengemudi) buat saya tidak hanya berarti saya bisa bebas berkendara tanpa harus takut razia, toh selama 5 tahun kepemilikan SIM ini baru satu kali saya bertemu dengan razia polisi, seringnya justru bertemu polisi tidur.

Mempunyai SIM buat saya adalah bukti legal bahwa saya capable, mampu mengendarai kendaraan dengan baik dan benar. Terlepas bagaimana cara saya mendapatkan SIM tersebut saya merasa siap melalui prosedur apapun untuk membuktikan kapabilitas selaku pengendara. Ingat, urusan prosedur bukan kita yang ngatur. Jika selama kepemilikan SIM ini saya pernah jatuh, menyerempet anak kecil hingga bersenggolan dengan pengendara lain itu bukan berarti saya tidak capable, itu berarti TAKDIR.

SIM yang istilahnya salah kaprah, karena sama sekali tidak berbentuk SURAT melainkan berwujud KARTU yang benar-benar kartu dengan ukuran standar kartu internasional  8,56x5,4 cm sama dengan kartu ATM, Credit Card, dan lain-lain, seharusnya disebut KIM (kartu Izin Mengemudi). Kebiasaan memang sulit dirubah.

Sekarang tiba waktunya bagi saya memperpanjang SIM saya tadi, karena akan segera expired masa berlakunya, walaupun kemampuan saya berkendara sama sekali tidak menjadi expired alias kadaluarsa, justru semakin profesional, saya sudah bisa naik motor  sambil telfon, sms, berfoto, merekam video dll. (Ini benar2 saya lakukan dan saya harus katakan bahwa ini salah satu paragraf paling berbahya untuk ditiru di tulisan ini)
(Foto berbahaya, jangan meniru foto diatas kecuali siap mati, padahal yang foto juga tidak siap mati)


Karena baru kali ini melakukan perpanjangan SIM, jadi menebak-nebak prosedur apa yang harus dilalui plus berapa dana yang harus dihabiskan. Denger-denger gak jauh-jauh dari biaya pembuatan SIM baru
Beberapa hari yang lalu seorang teman baru saja membuat SIM C dengan biaya Rp. 350.000 (tiga ratus lima puluh ribu rupiah) berarti untuk perpanjangan setidaknya harus menyiapkan + 200an ribu. Ingat, ini masih tebakan lho..!

Singkat cerita, hari Jumat, disela-sela waktu kerja menyempatkan diri ke kantor polisi terdekat (in point of fact, still, this is not a cozy place for me). Tujuannya tentu loket pelayanan SIM. Setelah menyampaikan niat ternyata harus mempersiapkan tiga lembar copy KTP dan dua pas photo. Kemudian memberanikan diri menanyakan berapa biaya yang akan saya keluarkan. Rp. 70.00 untuk SIM dan Rp. 20.000 untuk tes kesehatan. Tidak banyak, setuju kan?

Karena jarak yang tidak jauh saya memilih kembali ke tempat kerja untuk membuat copy KTP dan kebetulan ada banyak foto yang bisa digunakan. Sayangnya ketika kembali ke kantor polisi saya harus menunggu hingga Senin karena telat dan loket sudah tutup.
Kemarin (senin 21 Maret 2011) saya kembali ke kantor polisi, lebih rapi dan lebih wangi (sayanya, bukan kantor polisinya karena saya hanya di luar tidak tahu keadaan dalam kantor). Setelah menyerahkan copy KTP dan foto di loket yang sama, sang petugas dengan ramah menganjurkan saya untuk pergi ke tempat dimana mobil Pelayanan SIM Keliling berada, di pasar. Dengan alasan yang sangat masuk akal, supaya cepat karena di kantor akan antri lama. Ide bagus!

Hanya butuh 5 menit untuk menemukan dimana si mobil berada melewati Ramayana, jembatan, rumah bupati, masjid, penjual es, anak sekolah, parkiran ojek, sampai. Sama sekali tidak antri, kecuali antri masuk karena ada penjual gorengan yang baru saja mengantarkan pesanan dua petugas yang berada didalam mobil. Kemudian setelah selesai saya tahu bahwa mereka masing-masing adalah petugas pencatat dan satu lagi pembuat SIM.

Interior mobil berwarna biru dilengkapi AC, laptop, komputer, beberapa tempat duduk dan mesin pencetak SIM. Ruangan yang sempit tidak mengurangi rasa nyaman berada dalam mobil tersebut.
Setelah mengutarakan maksud dan menyerahkan syarat-syarat berupa SIM lama, KTP dan foto, tanda tangan tiga kali saya diminta pindah kursi, kali ini menghadap sebuah mesin yang dilengkapi pembaca sidik jari, tanda tangan dan kamera.Petugas kali ini menanyakan dan memverifikasi data diri saya, mengambil sidik jari jempol kiri kanan, tanda tangan dan foto di satu mesin.

Jadi!

Percaya atau tidak, saya tidak sampai menghabiskan 10 menit di dalam mobil tersebut dan telah menggenggam SIM baru yang berlaku 5 TAHUN!!

Selanjutnya saya mohon izin kepada petugas untuk mengambil foto untuk keperluan blog. Kali ini saya sedikit “diinterogasi”.
“Apa itu blog?”
“Gak jauh beda sama Facebook koq pak, Cuma tempat nulis-nulis biasa di internet” (definisi yang salah banget tapi efektif, siapa yang gak kenal Facebook coba? Sampai-sampai untuk mendefiniskan blog pun harus mencatut nama facebook)
“Memang apa yang mau ditulis?”
“Bukan apa-apa pak, hanya cerita sehari-hari, kebetulan ini pertama kali saya perpanjangan SIM, jadi cerita ini yang akan saya tulis”
“Bukan yang aneh-aneh kan?”
“Tidak ada tulisan aneh, Pak.”

Karena saya janji tidak  menulis yang aneh, jadi tidak saya tuliskan berapa biaya yang saya keluarkan, karena itu aneh menurut sebagian orang, tapi tidak buat saya yang butuh kecepatan dan jelas-jelas sudah profesional dalam berkendara. Termasuk, saya tidak akan menceritakan bahwa di mobil tersebut tidak ada petugas kesehatan, yang seharusnya memeriksa kesehatan saya sebelum perpanjangan, walaupun biaya tes kesehatannya tetap harus saya bayar. “orang kesehatannya belum datang” begitu keterangan dari salah seorang petugas tadi, “Padahal dia harus ada di sini” tambahnya.

Terlepas dari itu, saya sungguh berterima kasih atas betapa cepatnya urusan perpanjangan SIM ini selesai, walaupun ada sedikit pembengkakan anggaran tapi itu saya anggap sebanding dengan sempitnya waktu yang saya punya. Toh tidak ada yang salah dengan cara saya membawa kendaraan selama ini. Jika saya pernah jatuh, menyerempet anak kecil dan menyenggol pengendara lain, sumpah.. itu benar-benar TAKDIR.

Tararengkyu Pak polisi…!!


Wednesday, February 16, 2011

Menjajal Kehebatan GeForce 9800GT

Buat seorang gamer, tidak ada yang lebih membahagiakan selain mendapatkan hardware baru untuk mendukung hobby nge-gamenya. Dan semua sepakat, sebuah VGA Card yang hebat menjadi impian semua gamer, termasuk saya..
Pertengahan bulan ini, saat membahagiakan itu datang. Seorang teman memberikan sebuah VGA Berbasis Geforce 9800GT, baru dan cuma-cuma..!!

Rasanya seperti mimpi yang terkabul. He..he..
Walaupun Chip 9800GT berteknologi DDR3 termasuk agak lawas (saat ini VGA sudah menggunakan memori GDDR5), tapi dengan kapasitas memori 1Gb dan memori interface 256 Bit, VGA ini tidak dapat dipandang sebelah mata.

Oke, karena postingan ini berlabel Story Behind, maka tidak usah membahas yang teknis-teknis ya..
Yup, inilah paket yang datang itu: Sebuah VGA card berbasis GeForce 9800GT. VGA sendiri di buat oleh PixelView.

Wednesday, February 2, 2011

Mata Merah karena Scleritis.

Rabu, 1 februari 2011 menjadi salah satu pagi yang mengejutkan buatku.
Selesai mandi dan berpakaian, seperti biasa ritual berkaca sebelum berangkat kerja.
Tiba-tiba terlihat bercak kemerahan di bagian putih mataku, bagian putih sebelah kiri pupil mata, mata yang sebelah kanan. Bingung gak? Ada bercak kemerahan disebelah kiri pupil mata sebelah kanan. He..he..

Baru kali ini liat yang seperti itu. Mau ke dokter, jadwal padat sampai sore. Lagi pula tidak terdapat keluhan apa-apa, tidak gatal, tidak sakit dan mata masih bisa melihat dengan normal.
Dalam hati bertanya-tanya, ini sebabnya apa ya? Apa karena kebanyakan ngitung duit 100 ribuan?




Di tempat kerja menyempatkan diri untuk bertanya pada mbah gugel dengan kata kunci "merah pada bagian putih mata" dan JREEENGG..!! ketemulah kata SCLERITIS.

Menurut definisi dari detikHealt, scleritis adalah peradangan pada bagian putih mata (sclera). Radang sclera biasanya dikaitkan dengan infeksi, cedera kimia, atau penyakit autoimun seperti rheumatoid arthritis dan lupus sistemik erythematosis. Kadang-kadang penyebabnya tidak diketahui. Scleritis terjadi paling sering pada orang berusia 30 sampai 60 dan jarang terjadi pada anak-anak.

Sedangkan yang dimaksud rheumatoid arthritis menurut Wiki adalah penyakit yang terjadi pada saat tubuh diserang oleh sistem kekebalan tubuhnya sendiri yang mengakibatkan peradangan dalam waktu lama pada sendi. Penyakit ini menyerang persendian, biasanya mengenai banyak sendi, yang ditandai dengan radang pada membran sinovial dan struktur-struktur sendi serta atrofi otot dan penipisan tulang.
Kaya'nya enggak deh...
Trus lupus sistemik erythematosis, masih kata Wiki adalah: "Dalam istilah sederhana, seseorang dapat dikatakan menderita penyakit Lupus Erythematosus saat tubuhnya menjadi alergi pada dirinya sendiri. Lupus adalah istilah dari bahasa Latin yang berarti Serigala.
Hal ini disebabkan penderita penyakit ini pada umumnya memiliki butterfly rash atau ruam merah berbentuk kupu-kupu di pipi yang serupa di pipi Serigala, tetapi berwarna putih".
Dan ini juga gak ada sama aku..
Jadi kita simpulkan sementara, peyebabnya adalah tidak diketahui.. He..he..

KE DOKTER
Sore hari akhirnya saya putuskan untuk mengunjungi dokter mata. Sialnya, jadwal si dokter baru kosong tanggal 9. (Masa' mau berobat harus menunggu 8 hari, Dog?.. eh.. Dok?)

Sambil harap-harap cemas akhirnya saya muter mencari apotik untuk meminta obat. Syukurnya petugas apotik tidak bersedia memberikan obat apapun tapi malah merekomendasikan dokter mata yang lain.

Singkat cerita, setelah bertemu dengan dokter yang dimaksud mataku diperiksa, lirik kanan, lirik kiri dan: " Ini gak apa-apa mas, nanti akan hilang sendiri sekitar 1 minggu sampai 10 hari" (kirain 10 minggu...)
"Yang penting gak ada infeksi, dan kita cuma kasih obat tetes aja" Kata si dokter.

Dan, samapai hari ini (2 februari) belum ada tanda-tanda berkurang bercak merahnya, namanya juga harus menunggu 1 minggu ya, Dok?

Dan...
Walaupun setiap hari terkadang harus menerpa debu dijalan saat naik motor, mungkin ini sebuah peringatan karena kurang bersyukur terhadap anugrah mata dari mu ya Alloh..

Saturday, December 11, 2010

Hari ke-2 Nge-Blog.. Masih Berkutat Seputar Rancangan

Bismillah..
Ya ampuuun.. ternyata tantangan buat bikin sebuah blog itu berat juga, padahal baru hari ke-2 ini.
Yang pertama tentu saja keinginan untuk membuat tampilan blog yang sempurna. Pilihannya tentu ingin mengatur sendiri mulai dari warna dan tata letak. Tapi ternyata tidak mudah ya?
Akhirnya sempet main-main ke site penyedia template blog, misalnya di freetemplates.blogspot.com atau di freehtmltemplateblogger.blogspot.com , tapi dasarnya memang bukan pemilih yang baik jadinya malah kebingungan. Dengan berbesar hati meyakinkan diri sendiri saja "namanya juga masih belajar".. :-) Ni contoh template yang tadi sempet di comot kode HTMLnya..

 Tapi ya itu tadi, dasarnya memang keras kepala dan tidak cepat puas (katanya ini modal yang bagus) jadi di-ba-tal-kan!

Yang kedua, ini yang juga tidak kalah sulitnya. Memulai membuat sebuah postingan yang bermanfaat bagi orang lain, bukan cuma sekedar tempat curahan hati seperti ini (wkwkwkwkkk...)
Dengan berbesar hati kadang-kadang menerima bisikan 
"ambil saja materi dari blog lain, yang begitu juga banyak"
Wah, tapi rasanya kalau diterapkan, meskipun dengan mencantumkan sumber, agak sedikit gak enak..
Jadi ya terpaksa perkasa menunggu waktu luang yang tak kunjung datang untuk belajar menulis sendiri. He..he..
Kalaupun nanti ada tulisan yang diambil dari tempat lain, ya paling tidak harus ada karya sendiri dulu lah..

Yang ke-3 ke-4 sampai ke 23, isinya masih seputar masalah ke-1 dan ke-2 tadi, jadi gak usah ditulis..


Friday, December 10, 2010

Hari baik untuk membuat blog

Bismillah..
Sebenarnya yang namanya hari itu semuanya baik, tidak ada satu hari tertentu dimana Tuhan menempatkan banyak keberuntungan dan kesialan berdasarkan nama harinya. Ya tho?
Nah, entah kenapa hari ini, jumat 10 Desember Rong Ewu Sepuluh keinginan untuk mempunyai blog itu tidak dapat dibendung lagi..
Maksudte kaya kiye, sperti ini: Sebenarnya dari dulu juga kepingin banget punya blog, rasanya mungkin sama seperti ngidam makan duren pas gak musim.
Tapi ya karena takut, terutama takut kalau keasyikan dan memang namanya orang sibuk kadang-kadang yo gak iso meluangkan waktu banyak.
Ee.lah dalah ndilalah (bahasa apa ya??) semakin hari konsep tentang blognya koq seperti muncrat-muncrat keluar kepala bertransformasi jadi kriyep-kriyep gak bisa tidur..
Dan tanpa sadar mengarahkan browser ke site-site tentang tutorial blog, lah tambah karep..
Apa lagi setelah membaca tutorial asik di sini kayaknya mau nekat maju perang langsung..
Dan akhirnya, hari ini.. inilah postingan pertamanya..

Insya Alloh kedepan akan dibuat lebih baik lagi, lha wong namanya nekat artinya kan memang lebih dekat ke "perbuatan tanpa ngilmu.." jadi harap maklum dulu deh.. Pelan-pelan asal kelakon.., Alot-alot ya kudu di cokot..

Secara niat dan konsep blognya mau dijadikan tempat berbagi ilmu, pengalaman, wawasan, cerita dan lain-lain..
 Mau berbagi duit dengan saya juga boleh.. he..he..
Dan akhirnya...
dengan mengucap bismillah, blog ini saya resmikan..
(Gak ada yang tepuk tangan? Saya tepuk tangan sendiri wae..)