Social Icons

Pages

Showing posts with label Hardware. Show all posts
Showing posts with label Hardware. Show all posts

Thursday, December 27, 2012

Jenis-Jenis Kartu Memori

          Jenis-jenis kartu memori
     Kartu memori, kadang disebut multimedia card atau memory card adalah salah satu perangkat penyimpanan data. Jenis media penyimpanan data model ini, muncul sekitar tahun 90an. Dilatar belakangi oleh perangkat-perangkat  yang membutuhkan tempat penyimpanan data yang besar seperti kamera digital, ponsel, hingga perangkat musik seperti keyboard maka para ahli mulai menciptakan jenis-jenis media simpan berbentuk kartu memori yang berukuran relatif kecil, mudah digunakan dan dipindahkan serta berkapasitas besar.
     Saat ini salah satu jenis kartu memori yang dipakai secara luas adalah MicroSD. Hampir semua ponsel dan beberapa jenis kamera digital saat ini menggunakan kartu jenis ini. Anda bisa menemukannya juga di ponsel anda tentunya. Tapi beberapa tahun ke belakang, kita masih menjumpai jenis kartu memori yang berbeda antara ponsel yang satu dan yang lain, demikian juga untuk perangkat-perangkat lainnya, jenis kartu memori yang digunakan sangat beragam.
     Nah, dalam tulisan kali ini, kita akan melihat jenis-jenis kartu memori yang umum dan pernah ada di pasaran. Karena kartu memori itu jenisnya sangat banyak maka hanya beberapa saja yang akan kita kemukakan di tulisan ini. Beberapa diantaranya mungkin sudah tidak digunakan lagi dan digantikan dengan jenis yang lain. Umumnya karena pertimbangan kapasitas, kecepatan transfer dan tentu saja ukuran.

1. PCMCIA (Personal Computer Memory Card International Association)

Walaupun pada perkembangannya PCMCIA lebih dikenal sebagai perangkat koneksi jaringan wireless pada notebook, tetapi pada awalnya PCMCIA dirancang sebagai media penyimpanan data. Saat ini kartu jenis ini sudah tidak lagi digunakan.

2. CF (Compact Flash)
Compact Flash awalnya diproduksi oleh ScanDisk di tahun 1994. Hingga saat ini CF banyak digunakan oleh  kamera DSLR dan perekam Video (camcorder). Dibanding dengan jenis kartu yang lain, CF memiliki ukuran yang sedikit lebih besar, inilah yang menjadi sisi kekurangan dari kartu jenis ini sehingga tidak mungkin digunakan pada kamera saku dan ponsel. Tetapi dari sisi kestabilan data dan kecepatan transfer data, CF lebih unggul yakni 45Mbps, sedangkan microSD hanya mampu memncapai angka 30Mbps. CF memiliki dua tipe yaitu tipe I dan tipe II yang lebih tipis. Dalam perkembangannya, di tahun 2008 dirilis tipe CF berkecepatan tinggi yang  dikenal dengan CFast.

Friday, September 14, 2012

Jenis-Jenis Kartu Ekspansi (Expansion Card)

Jenis-jenis kartu ekspansi     
Kartu ekspansi (expansion card) adalah komponen komputer yang ditambahkan untuk meningkatkan kinerja komputer atau menambah fungsionalitas dari komputer itu sendiri.
     Oke, sebelum membahas tentang kartu ekspansi ada baiknya kita tau bahwa beberapa komponen atau perangkat komputer ada yang disebut onboard dan ada yang disebut add on atau diskrit. Perangkat komputer disebut onboard jika rangkainnya sudah terdapat pada mainboard atau sudah tertanam di mainboard. Beberapa perangkat yang dimaksud antara lain adalah VGA Card, Sound Card, NIC, USB Card dan sebagainya. Saat kita membeli mainboard, umumnya perangkat-perangkat tersebut sudah tersedia. Keberadaan perangkat ini bisa dilihat dari tersedianya port input/output pada mainboard. Tapi jika kita tidak ingin menggunakan perangkat onboard tersebut, misalnya karena kinerjanya yang pas-pasan, kita bisa menggantikannya dengan menambahkan perangkat dengan fungsi yang sama tapi dibeli secara terpisah. Perangkat inilah yang disebut sebagai  add on atau diskrit.
     Perangkat add on ini umumnya berbentuk kartu ekspansi. Kartu ekspansi ini nantinya ditancapkan pada slot ekspansi di mainboard seperti slot PCI, AGP atau PCI Express 16x dan slot ekspansi lainnya. Berikut adalah beberapa kartu ekspansi yang banyak dikenal.

1. VGA Card

     Fungsi utama dari VGA card adalah mengolah sinyal-sintal digital menjadi tampilan gambar di monitor. Jelasnya fungsi dari perangkat ini adalah menangani segala proses yang berhubungan dengan tampilan gambar. VGA Card diskrit biasanya ditambahkan oleh mereka yang membutuhkan tampilan gambar yang mumpuni. Misalnya para pe-hobby game atau gamers, editor foto dan video, desainer grafis dan sebagainya.

Sunday, March 18, 2012

Tips Memilih Casing PC


Casing bisa diibaratkan sebagai rumah bagi semua komponen komputer yang terletak di dalamnya. Lebih dari itu, casing juga berfungsi sebagai penyedia beberapa akses yang berhubungan dengan PC itu sendiri. Buat yang masih betah menggunakan desktop seperti saya, di tulisan kali ini kita akan membahas beberapa pertimbangan untuk memilih casing PC yang baik.


Desain
Yang pertama dilihat dari casing adalah keindahan desainnya. Desain casing sebuah PC dapat saja mencerminkan siapa si pemakai PC tersebut, tentu saja menjadi kebanggan dan meningkatkan gengsi. Ada banyak style dari casing, mulai dari minimalis, terlihat elegan, macho dan ada juga yang terlihat aneh, bahkan menyeramkan. Lihat di sini contohnya. 
Masih dari sisi desain, selain ukuran casing yang memadai, perhatikan kemampuan casing untuk menampung kipas, peletakan kipas di tempat yang tepat dapat meminimalisir suhu panas dalam PC. Pilihlah casing dengan kipas yang mencukupi atau mempunyai tempat untuk dipasangi kipas tambahan jika diperlukan. Kipas tidak perlu terlalu banyak, yang penting bisa menjaga udara agar tetap mengalir. 

Friday, November 25, 2011

Pilih Laptop atau Desktop


Tidak terasa, sudah hampir dua bulan tidak update tulisan di blog ini. Tak disangka juga ternyata jumlah kunjungan  telah melewati angka 20.000.
Di tulisan kali ini kita akan sedikit membuat perbandingan antara komputer laptop dan desktop.

Saat ini rasanya komputer bukan lagi menjadi barang mewah. Kebutuhan manusia akan keberadaan komputer semakin lama semakin meningkat. Banyak orang yang tidak dapat bekerja, tidak dapat berkreasi, tidak dapat bahagia bahkan mungkin tidak dapat hidup tanpa komputer.

Ada banyak pertimbangan ketika akan memutuskan untuk membeli sebuah komputer, diantaranya apakah harus membeli PC desktop atau memilih laptop. PC (Personal Computer, komputer pribadi) desktop adalah unit komputer yang komponen-komponen kerjanya terlihat terpisah. Casing dengan komponen-komponen didalamnya, monitor, mouse dan keyboard terpisah satu sama lain. Laptop (dalam tulisan ini termasuk notebook, netbook) adalah komputer dengan ukuran kecil, dapat dilipat dengan casing, monitor dan keyboard tergabung menjadi satu.
Well, definisi diatas tentu hampir tidak ada gunanya karena saya yakin sebagian besar kita sudah tau apa itu PC desktop dan perbedaannya dengan laptop. Dibawah ini saya akan tuliskan beberapa perbandingan antara keduanya.


1. Dimensi
Dalam hal ukuran, tentu laptop jauh lebih kecil dan ringkas dibanding PC desktop. Hal ini karena komponen-komponen penyusunnya juga dibuat lebih kecil dibanding desktop. Selain itu tidak ada banyak ruang dan kabel didalam laptop. Komponen-komponenya diletakkan sangat rapat sehingga dapat membentuk sebuah komputer yang sangat ringkas

Saturday, June 11, 2011

Thermalpaste Processor


  Thermalpaste kadang disebut juga Heatsink Compound, thermal grease atau Pasta Processor adalah bahan berbentuk pasta yang dioleskan dipermukaan processor sebelum kita memasang heatsinkfan di atas processor.
Dalam tulisan ini, kita akan melihat bagaimana pentingnya sebuah thermalpaste bagi kelangsungan hidup PC secara umum khususnya adalah processor.
     Sebagaimana kita ketahui processor adalah komponen terpanas pada PC saat PC dihidupkan, begitu tombol power ditekan dan PC mulai bersiap loading sistem operasi, panas processor langsung naik puluhan derajat celcius. Panas ini akan semakin meningkat sebanding dengan banyaknya intruksi yang diberikan ke processor.

Thursday, April 14, 2011

Komputer Sering Mati Sendiri?


Ketika sedang berkomputer, tiba-tiba tanpa pemberitahuan PC mati sendiri tanpa diperintah. Setelah beberapa saat PC dapat dihidupkan kembali, hanya saja kejadaian mati sendiri secara tiba-tiba ini berulang dan semakin sering.
Apa yang terjadi?
Dalam tulisan kali ini kita akan membahas beberapa kemungkinan yang menyebabkan PC sering mati sendiri ketika sedang digunakan. Berikut penyebabnya:

Thursday, March 31, 2011

Menemukan Penyebab Komputer Mati Total


Sebagai mana ditulis dalam postingan sebelumnya, salah satu penyebab PC mati total adalah kerusakan pada PSU (Power Supply). Untuk memastikannya kita sudah membahas bagaimana cara mengetes atau melakukan pengujian apakah PSU yang menjadi penyebab.

Selanjutnya, ada dua kerusakan hardware lagi yang dipercaya menjadi penyebab PC tidak dapat dihidupkan sama sekali. Yaitu mainboard dan Processor.

Wednesday, March 16, 2011

Cara Mengetes Power Supply


Suatu hari yang cerah, saat anda sedang ingin bekerja dengan komputer (kalau harinya mendung anda pasti ebih memilih nonton atau main game, bukan bekerja..). Oke saya ulangi, suatu hari yang cerah, saat anda sedang ingin bekerja dengan komputer tiba-tiba komputer  tidak mau dihidupkan. 

Selanjutnya saya bisa menebak apa yang anda lakukan; memencet tombol power berulang-ulang, memeriksa semua kabel, colokan, memastikan apakah PLN tidak sedang melakukan aksi pemadaman (seperti biasa), mengelap keringat, menggoyang-goyang kabel, pencet tombol power lagi, garuk-garuk kepala, pencet tombol lagi  mungkin memeriksa arus di steker dengan test pen dan seterusnya hingga anda sadar bahwa komputer anda mati, sama sekali tidak bisa dihidupkan!

Saturday, March 12, 2011

Cara Memasang Kabel Front Panel

Cara Memasang Kabel Panel
Merakit komputer? Bukan pekerjaan yang sangat sulit. Jika diurut-urutkan, rasanya tidak sampai melalui 20  proses :
1. Membuka Casing
2. Memasang power supply
3. Memasang dudukan baut mainboard
4. Memasang I/O Shield mainboard
5. Memasang mainboard
6. Memasang processor
7. Memasang RAM
8. Memasang Harddisk
9. Memasang Drive DVD
10. Menghubungkan kabel ke tempat masing-masing
11. Menutup Casing

Jadi Cuma 11 proses saja, sedikit bukan? Tapi selama mengamati banyak orang yang mencoba merakit, saya melihat bahwa kesulitan terbanyak yang ditemui adalah di nomor 10, yaitu menghubungkan kabel ke tempat masing-masing, terutama memasang kabel front panel dari casing ke mainboard.
Ya, memasang kabel panel yang umumnya terdiri dari 4 (empat) pasang kabel yang terhubung dengan :

Lampu LED Harddisk (HDD LED)

Tombol Power (Power SW)

Tombol Reset (RESET SW)

Lampu LED Power (POWER LED) 



Foto di bawah ini menunjukkan kabel-kabel yang saya maksud
4 Pasang Kabel Front Panel



Wednesday, February 16, 2011

Menjajal Kehebatan GeForce 9800GT

Buat seorang gamer, tidak ada yang lebih membahagiakan selain mendapatkan hardware baru untuk mendukung hobby nge-gamenya. Dan semua sepakat, sebuah VGA Card yang hebat menjadi impian semua gamer, termasuk saya..
Pertengahan bulan ini, saat membahagiakan itu datang. Seorang teman memberikan sebuah VGA Berbasis Geforce 9800GT, baru dan cuma-cuma..!!

Rasanya seperti mimpi yang terkabul. He..he..
Walaupun Chip 9800GT berteknologi DDR3 termasuk agak lawas (saat ini VGA sudah menggunakan memori GDDR5), tapi dengan kapasitas memori 1Gb dan memori interface 256 Bit, VGA ini tidak dapat dipandang sebelah mata.

Oke, karena postingan ini berlabel Story Behind, maka tidak usah membahas yang teknis-teknis ya..
Yup, inilah paket yang datang itu: Sebuah VGA card berbasis GeForce 9800GT. VGA sendiri di buat oleh PixelView.