Social Icons

Pages

Friday, November 25, 2011

Pilih Laptop atau Desktop


Tidak terasa, sudah hampir dua bulan tidak update tulisan di blog ini. Tak disangka juga ternyata jumlah kunjungan  telah melewati angka 20.000.
Di tulisan kali ini kita akan sedikit membuat perbandingan antara komputer laptop dan desktop.

Saat ini rasanya komputer bukan lagi menjadi barang mewah. Kebutuhan manusia akan keberadaan komputer semakin lama semakin meningkat. Banyak orang yang tidak dapat bekerja, tidak dapat berkreasi, tidak dapat bahagia bahkan mungkin tidak dapat hidup tanpa komputer.

Ada banyak pertimbangan ketika akan memutuskan untuk membeli sebuah komputer, diantaranya apakah harus membeli PC desktop atau memilih laptop. PC (Personal Computer, komputer pribadi) desktop adalah unit komputer yang komponen-komponen kerjanya terlihat terpisah. Casing dengan komponen-komponen didalamnya, monitor, mouse dan keyboard terpisah satu sama lain. Laptop (dalam tulisan ini termasuk notebook, netbook) adalah komputer dengan ukuran kecil, dapat dilipat dengan casing, monitor dan keyboard tergabung menjadi satu.
Well, definisi diatas tentu hampir tidak ada gunanya karena saya yakin sebagian besar kita sudah tau apa itu PC desktop dan perbedaannya dengan laptop. Dibawah ini saya akan tuliskan beberapa perbandingan antara keduanya.


1. Dimensi
Dalam hal ukuran, tentu laptop jauh lebih kecil dan ringkas dibanding PC desktop. Hal ini karena komponen-komponen penyusunnya juga dibuat lebih kecil dibanding desktop. Selain itu tidak ada banyak ruang dan kabel didalam laptop. Komponen-komponenya diletakkan sangat rapat sehingga dapat membentuk sebuah komputer yang sangat ringkas

Saturday, October 8, 2011

Pembagian Jaringan Komputer



Ada banyak cara mengelompokkan jaringan komputer berdasarkan kriteria tertentu. Misalnya berdasarkan media penghubungnya, berdasarkan cakupan wilayahnya, fungsi masing-masing komputer dalam jaringan tersebut atau berdasarkan topologi dari jaringan yang bersangkutan.Tiga yang pertama akan kita bahas di tulisan ini.

BERDASARKAN MEDIA PENGHUBUNG
Node-node dalam jaringan terhubung satu sama lain untuk membentuk jaringan. Node-node tersebut dapat berupa komputer, printer, akses point dan lain-lain. Masing masing node dapat terhubung melalui sebuah media penghubung. Media penghubung dalam jaringan terdiri dari 2 (dua) macam yaitu menggunakan kabel (wired) dan  tanpa kabel (wireless). Pada jaringan jenis wired atau jaringan kabel, node-node dihubungkan satu sama lain menggunakan kabel penghubung. Kabel yang digunakan juga berbagai jenis misalnya kabel Coaxial, kabel UTP dan Fiber Optik. Sementara hubungan wireless antar node menggunakan gelombang radio dengan standar tertentu. Penggunaan kabel dan gelombang radio dalam sebuah jaringan dapat berlangsung secara bersama-sama, artinya kita dapat membangun sebuah jaringan dengan campuran penggunaan kabel dan tanpa kabel.

Sunday, September 25, 2011

Akhirnya, 10.000 Pengunjung


Tengah malam, tepatnya minggu 00.11 dini hari tulisan ini mulai dibuat.

Alhamdulillah, setelah melihat statistik pengunjung yang sudah mencapai 9.937 ada kepuasan kecil yang dirasakan. Insya Alloh hari ini juga akan ada perubahan angka pengunjung dari empat digit ke lima digit, alias ke-sepuluh ribu.

Sepuluh ribu pengunjung bukanlah angka yang sedikit buat saya pribadi. Angka tersebut tadinya saya targetkan untuk waktu satu tahun, alhamdulillah sebelum satu tahun terlewati blog ini sudah mencapai angka itu.

Saya ingat saat itu, Jumat 10 Desember 2010 blog ini mulai diterbitkan dan memuat posting pertama. Hari ini, Minggu 25 September 2011 ada banyak jejak pengunjung yang sudah masuk, sekedar mampir, membaca, melihat tugas, membajak tulisan saya atau tidak sengaja tersesat masuk.

Siapapun mereka, siapapun kalian, semoga ada barang sedikit manfat yang bisa diambil dari blog ini. Semoga semangat untuk memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain tetap ada pada diri saya.

Alhamdulillah, sepuluh ribu..!!

Sunday, August 28, 2011

Jaringan Komputer, Definisi dan Sejarahnya

     

     Lama dicita-citakan, akhirnya sempat juga menuliskan posting pertama dalam kategori jaringan komputer (computer networking). Pada tulisan pertama ini kita akan belajar memahami konsep dasar dan sedikit mengenai sejarah jaringan komputer.

     DEFINISI
     Jaringan komputer adalah sekumpulan komputer dan peralatan lain yang terhubung satu sama lain. Bisa terdiri dari hanya dua komputer sampai dengan jumlah yang sangat banyak. Komputer-komputer dan peralatan ini terhubung untuk dapat bertukar data, berbagi sumberdaya baik hardware maupun software. Media penghubungnya dapat berupa kabel (wired) atau tanpa kabel (wireless)
     Jadi jaringan komputer adalah sekumpulan komputer dan peralatan lain yang terhubung satu sama lain baik secara wired maupun wireless untuk saling bertukar data dan berbagi sumberdaya baik hardware maupun software. Misalnya, jika kita hanya punya satu printer dalam sebuah ruangan sementara ada banyak komputer di ruangan tersebut, menggunakan jaringan komputer maka semua komputer dapat mencetak melalui satu printer tadi tanpa harus membawa/memasukkan data ke komputer yang dipasangi printer.

     SEJARAH
     Konsep jaringan komputer lahir pada tahun 1940-an di Amerika dari sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Harvard University yang dipimpin profesor H. Aiken. Pada mulanya proyek tersebut hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama. Untuk mengerjakan beberapa proses tanpa banyak membuang waktu kosong dibuatlah proses beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa program bisa dijalankan dalam sebuah komputer dengan dengan kaidah antrian.
    Ditahun 1950-an ketika jenis komputer mulai membesar sampai terciptanya super komputer, maka sebuah komputer mesti melayani beberapa terminal. Untuk itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System), maka untuk pertama kali bentuk jaringan (network) komputer diaplikasikan. Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah host komputer. Dalam proses TSS mulai nampak perpaduan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri.

     Memasuki tahun 1970-an, setelah beban pekerjaan bertambah banyak dan harga perangkat komputer besar mulai terasa sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep proses distribusi (Distributed Processing). Dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri disetiap host komputer. Dala proses distribusi sudah mutlak diperlukan perpaduan yang mendalam antara teknologi komputer dan telekomunikasi, karena selain proses yang harus didistribusikan, semua host komputer wajib melayani terminal-terminalnya dalam satu perintah dari komputer pusat.

     Selanjutnya ketika komputer semakin berkembang dan harganya semakin terjangkau dan konsep distribusi data sudah matang, jaringan komputer juga berkembang dan beragam, tidak hanya mengerjakan suatu proses secara bersama-sama seperti konsep awal, jaringan komputer mulai dapat menangani komunikasi antar komputer seperti yang kita kenal saat ini.
     Well, sampai disini dulu. Di postingan lain kita akan belajar banyak hal lagi tentang jaringan komputer.