Saturday, May 19, 2012
Backup dan Restore Registry Windows XP dan Windows 7
Backup dan Restore Registry
Wah, sudah lama juga ya tidak menulis di blog kesayangan ini semenjak punya selingkuhan lain. Hehe..
Ok, kali ini kita akan belajar untuk mem-backup dan me-restore registry di windows XP dan Win 7. Tapi sebelum itu mari kita definisikan dulu beberapa hal yang berkaitan dengan bahasan kita kali ini.
Registry adalah semacam database (basis data) atau bisalah untuk kali ini kita dianalogikan dengan kumpulan catatan yang berisi tentang pengaturan hardware, software, user preferences dan lain-lain. Hampir semua konfigurasi yang kita lakukan dalam windows baik yang berkaitan dengan control panel, instal software dan lain-lain, disimpan dalam registry. Dan yang paling penting untuk diketahui, kerusakan pada registry akan berpengaruh kepada hidup matinya Sistem Operasi komputer Anda.
Karena itu backup registry dipandang penting. Backup registry adalah menyimpan pengaturan registry dalam bentuk file. File ini dapat di gunakan sebagai pengganti jika registry yang sekarang bermasalah. Seperti ketika Anda tersesat, maka cara terbaik adalah kembali ke titik awal dimana Anda mulai berjalan. Begitulah backup dan restore registry bekerja.
Sunday, March 18, 2012
Tips Memilih Casing PC
Desain
Yang pertama dilihat dari casing adalah keindahan desainnya. Desain casing sebuah PC dapat saja mencerminkan siapa si pemakai PC tersebut, tentu saja menjadi kebanggan dan meningkatkan gengsi. Ada banyak style dari casing, mulai dari minimalis, terlihat elegan, macho dan ada juga yang terlihat aneh, bahkan menyeramkan. Lihat di sini contohnya.
Masih dari sisi desain, selain ukuran casing yang memadai, perhatikan kemampuan casing untuk menampung kipas, peletakan kipas di tempat yang tepat dapat meminimalisir suhu panas dalam PC. Pilihlah casing dengan kipas yang mencukupi atau mempunyai tempat untuk dipasangi kipas tambahan jika diperlukan. Kipas tidak perlu terlalu banyak, yang penting bisa menjaga udara agar tetap mengalir.
Friday, November 25, 2011
Pilih Laptop atau Desktop
Di tulisan kali ini kita akan sedikit membuat perbandingan antara komputer laptop dan desktop.
Saat ini rasanya komputer bukan lagi menjadi barang mewah. Kebutuhan manusia akan keberadaan komputer semakin lama semakin meningkat. Banyak orang yang tidak dapat bekerja, tidak dapat berkreasi, tidak dapat bahagia bahkan mungkin tidak dapat hidup tanpa komputer.
Ada banyak pertimbangan ketika akan memutuskan untuk membeli sebuah komputer, diantaranya apakah harus membeli PC desktop atau memilih laptop. PC (Personal Computer, komputer pribadi) desktop adalah unit komputer yang komponen-komponen kerjanya terlihat terpisah. Casing dengan komponen-komponen didalamnya, monitor, mouse dan keyboard terpisah satu sama lain. Laptop (dalam tulisan ini termasuk notebook, netbook) adalah komputer dengan ukuran kecil, dapat dilipat dengan casing, monitor dan keyboard tergabung menjadi satu.
Well, definisi diatas tentu hampir tidak ada gunanya karena saya yakin sebagian besar kita sudah tau apa itu PC desktop dan perbedaannya dengan laptop. Dibawah ini saya akan tuliskan beberapa perbandingan antara keduanya.
1. Dimensi
Dalam hal ukuran, tentu laptop jauh lebih kecil dan ringkas dibanding PC desktop. Hal ini karena komponen-komponen penyusunnya juga dibuat lebih kecil dibanding desktop. Selain itu tidak ada banyak ruang dan kabel didalam laptop. Komponen-komponenya diletakkan sangat rapat sehingga dapat membentuk sebuah komputer yang sangat ringkas
Saturday, October 8, 2011
Pembagian Jaringan Komputer
Ada banyak cara mengelompokkan jaringan komputer berdasarkan kriteria tertentu. Misalnya berdasarkan media penghubungnya, berdasarkan cakupan wilayahnya, fungsi masing-masing komputer dalam jaringan tersebut atau berdasarkan topologi dari jaringan yang bersangkutan.Tiga yang pertama akan kita bahas di tulisan ini.
BERDASARKAN MEDIA PENGHUBUNG
Node-node dalam jaringan terhubung satu sama lain untuk membentuk jaringan. Node-node tersebut dapat berupa komputer, printer, akses point dan lain-lain. Masing masing node dapat terhubung melalui sebuah media penghubung. Media penghubung dalam jaringan terdiri dari 2 (dua) macam yaitu menggunakan kabel (wired) dan tanpa kabel (wireless). Pada jaringan jenis wired atau jaringan kabel, node-node dihubungkan satu sama lain menggunakan kabel penghubung. Kabel yang digunakan juga berbagai jenis misalnya kabel Coaxial, kabel UTP dan Fiber Optik. Sementara hubungan wireless antar node menggunakan gelombang radio dengan standar tertentu. Penggunaan kabel dan gelombang radio dalam sebuah jaringan dapat berlangsung secara bersama-sama, artinya kita dapat membangun sebuah jaringan dengan campuran penggunaan kabel dan tanpa kabel.
Subscribe to:
Posts (Atom)





