Social Icons

Pages

Thursday, April 14, 2011

Komputer Sering Mati Sendiri?


Ketika sedang berkomputer, tiba-tiba tanpa pemberitahuan PC mati sendiri tanpa diperintah. Setelah beberapa saat PC dapat dihidupkan kembali, hanya saja kejadaian mati sendiri secara tiba-tiba ini berulang dan semakin sering.
Apa yang terjadi?
Dalam tulisan kali ini kita akan membahas beberapa kemungkinan yang menyebabkan PC sering mati sendiri ketika sedang digunakan. Berikut penyebabnya:



1. Overheating
Setiap PC dilengkapi dengan mekanisme pengukur suhu pada mainboardnya. Besarnya suhu processor dan mainboard dapat dilihat melalui BIOS. BIOS juga membatasi suhu dalam besaran tertentu sehingga PC akan otomatis mati ketika besaran suhu tersebut terlewati (Shutdown temperature). Walaupun besaran Shutdown Temperature ini bisa disetting lebih tinggi tapi umumnya tidak disarankan untuk melewati angka 70o celcius. Panas pada PC berasal dari komponen-komponen PC itu sendiri. Pendinginan yang baik sangat disarankan pada sebuah PC. Perhatikan apakah heatsink fan processor anda sudah sangat kotor, goyah atau kipasnya tidak berputar maksimal. Debu dapat menghambat perambatan panas untuk dibuang, karena itu bersihkan heatsink processor anda secara berkala. Dalam peletakan kipas-kipas casing, usahakan agar ada udara masuk (intake) dan keluar (outake) supaya udara dingin dapat terus bersikulasi kedalam PC sementara udara panas dapat dikeluarkan dari PC. Tambahkan kipas jika diperlukan untuk mengatur sirkulasi udara tersebut. walaupun suhu PC dapat dipantau lewat BIOS anda dapat menggunkan software semacam SpeedFan (bisa di download disini) untuk memeriksa suhu PC anda.

2. Power Supply (PSU) yang Kekurangan Daya
Ingat-ingat apakah belakangan ini anda menambah komponen baru seperti kipas baru, VGA baru atau menambahkan drive internal seperti DVD drive atau HDD Drive. Jika anda menggunakan power supply dari kelas "biasa" kemungkinan penyebabnya adalah ketidak mampuan power supply untuk menyediakan daya yang cukup bagi semua komponen di PC anda. Coba sementara ganti PSU anda dengan yang lain, usahakan dengan daya yang lebih tinggi dari yang anda gunakan. Jika PC kemudian dapat hidup normal, saatnya anda mengupgrade PSU anda.

3. Shutdown Temperature Diset Terlalu Rendah
Ini masih berkaitan dengan nomor 1. Coba masuk ke BIOS dan lihat berapa angka yang anda gunakan untuk mengatur shutdown temperature. Jika terlalu rendah maka coba naikan. Untuk amannya kita sepakati saja di angka 70o celcius.

Itu saja, semoga bermanfaat. Jika ada tambahan, jangan ragu berkomentar untuk berbagi ilmu.

No comments:

Post a Comment